Jumat, 27 Juli 2018

Standar Kompetensi Untuk Dokter







Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) merupakan standar minimal kompetensi lulusan dan bukan merupakan standar kewenangan dokter layanan primer. SKDI pertama kali disahkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) pada tahun 2006 dan telah digunakan sebagai acuan untuk pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)

. Standar kompetensi untuk dokter indonesia juga menjadi acuan dalam pengembangan uji kompetensi dokter yang bersifat nasional. SKDI memerlukan revisi secara berkala, mengingat perkembangan yang ada terkait sinergisme sistem pelayanan kesehatan dengan sistem pendidikan dokter, perkembangan yang terjadi di masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran.

Berdasarkan pengalaman institusi pendidikan kedokteran dalam mengimplementasi-kan Standar kompetensi dokter indonesia tersebut, ditemukan beberapa hal yang mendapatkan perhatian, sebagai berikut:

1. Standar kompetensi untuk dokter indonesia harus mengantisipasi kondisi pembangunan kesehatan di Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun ke depan. Untuk itu, fokuslah pada pencapaian kompetensi terutama dalam hal yang terkait dengan kesehatan ibu dan anak serta permasalahan gizi dan penyakit infeksi, tanpa mengesampingkan permasalahan penyakit tidak menular.
2. Tantangan profesi kedokteran masih memerlukan penguatan dalam aspek perilaku profesional, mawas diri, dan pengembangan diri serta komunikasi efektif sebagai dasar dari rumah bangun kompetensi dokter Indonesia. Hal tersebut sesuai dengan hasil pertemuan Konsil Kedokteran se-ASEAN yang memformulasikan bahwa karakteristik dokter yang ideal, yaitu profesional, kompeten, beretika, serta memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan.
3. Dalam mengimplementasikan program elektif, institusi pendidikan kedokteran perlu mengembangkan muatan lokal yang menjadi unggulan masing-masing institusi sehingga memberikan kesempatan mobilitas mahasiswa secara regional, nasional, maupun global.
4. Secara teknis, sistematika kompetensi untuk dokter  yang baru mengalami perubahan, yaitu:
Penambahan Daftar Masalah Profesi pada Lampiran Daftar Masalah,
Penambahan Lampiran Pokok Bahasan untuk Pencapaian 7 Area Kompetensi, sebagai tindak lanjut hasil kajian mengenai implementasi SKDI di institusi pendidikan kedokteran.
Konsistensi lampiran daftar masalah, penyakit dan keterampilan klinis disusun berdasarkan organ sistem. yang tidak perlu. Sistematika berdasarkan organ sistem ini juga mempermudah penyusun kurikulum dalam menentukan urutan tematik tujuan pembelajaran secara sistematis

Agar SKDI dapat diimplementasikan secara konsisten oleh institusi pendidikan kedokteran, maka berbagai sumber daya seperti dosen, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana serta pendanaan yang menunjang seluruh aktivitas perlu disiapkan secara efektif dan efisien serta disesuaikan dengan SPPD.

Kompetensi dibangun dengan pondasi yang terdiri atas profesionalitas yang luhur, mawas diri dan pengembangan diri, serta komunikasi efektif, dan ditunjang oleh pilar berupa pengelolaan informasi, landasan ilmiah ilmu kedokteran, keterampilan klinis, dan pengelolaan masalah kesehatan. Oleh karena itu area kompetensi disusun dengan urutan sebagai berikut:
1. Profesionalitas yang Luhur
2. Mawas Diri dan Pengembangan Diri
3. Komunikasi Efektif
4. Pengelolaan Informasi
5. Landasan Ilmiah Ilmu Kedokteran
6. Keterampilan Klinis
7. Pengelolaan Masalah Kesehatan


Kamis, 26 Juli 2018

Kursus Yang diWajibkan Untuk Dokter






Kursus yang diwajibkan untuk dokter setelah selesai menjalani dokter internship Indonesia, sebagian besar tentu akan berpikiran untuk bekerja sebagai dokter umum. Untuk bekerja di rumah sakit, ada berbagai persyaratan yang cukup bervariasi. Dari beberapa persyaratan  tersebut, ada seminar-seminar kedokteran yang harus diikuti. Tidak semua seminar yang ditawarkan harus diambil, karena tidak semua menyangkut  materi dan harus menyesuaikannya dengan kebutuhan kita. Dan biaya yang dibutuhkan juga tidaklah kecil.

Jadi butuh seminar dan pelatihan apa saja, sih?

1. Advanced Cardiac Life Support (ACLS)
Pernah nonton Grey’s Anatomy? Merupaka dimana adegan ketika para dokter menggunakan alat pacu jantung untuk menolong pasien yang sedang mengalami henti jantung. Ya, itu adalah kompetensi dokter umum. Bukan hanya dokter spesiali yang bias mengikuti pelatihan ini, Namun, ternyata justru dokter umumlah yang menjadi lini terdepan untuk melakukan pertolongan ini. Kursus yang wajib untuk dokter termasuk kursus acls

ACLS merupakan Kursus yang wajib untuk dokter  dimana memberikan pelatihan mengenai pertolongan pada pasien henti jantung dan menggunakan alat defibrillator. Kursus dilaksanakan selama 3 hari dengan biaya sejumlah Rp 2,5 juta. ACLS ini harus diikuti setiap 3 tahun sekali.
2. Advanced Trauma Life Support (ATLS)
ATLS adalah kursus kegawatdaruratan di bidang bedah, ini juga merupakan kursus yang wajib untuk dokter dan yang diperlukan jika memiliki minat untuk praktik di Instalasi Gawat Darurat. Pada pelatihan ini, akan diajarkan cara untuk memberikan pernapasan bantuan yang invasif (seperti menusuk bagian leher atau trakea pada orang yang tersedak agar tetap bisa bernapas) dan memasang slang pada keadaan paru yang kempis atau terisi cairan.

Kursus ATLS juga dilaksanakan selama 3 hari dengan biaya sebesar Rp 5 juta. Kedua jenis kursus di atas adalah seminar yang wajib diikuti dan biasanya diminta saat melamar kerja di rumah sakit, khususnya di Jakarta.

3. Hiperkes

Pernah mendengar tentang dokter perusahaan? Dokter perusahaan tidak hanya praktik di klinik perusahaan saja, namun juga bertanggung jawab dalam hal kedokteran okupasi, seperti cara duduk yang benar, cara bekerja yang tidak mengganggu postur tubuh, memberikan pelatihan bantuan dasar untuk keadaan gawat darurat di perusahaan itu, dan sebagainya sebagai pemberi kesehatan bagi sekitar lingkungan pekerjaan

Pelatihan Hiperkes biasanya diperlukan jika seseorang memang memiliki minat di bidang okupasi dan mempunyai keinginan praktik di perusahaan tersebut. Pelatihan dilaksanakan dalam jangka 6 hari dan sertifikat yang didapat berlaku untuk seumur hidup.

Ketiga hal di atas merupakan jenis seminar atau kursus yang sebaiknya diikuti oleh dokter umum. Beberapa seminar lainnya juga dapat diikuti untuk menunjang kemampuan kita, antara lain pelatihan membaca EKG (rekam jantung), pelatihan USG (jika berminat mengambil pendidikan Obs/Gyn), pelatihan resusitasi neonatus, dan sebagainya.

Nah, inilah kursus yang wajib untuk dokter Indonesia.



Jadwal Pelatihan ACLS







Bagi yang ingin  mengikuti pelatihan ACLS Perki tahun 2018. Berikut kami informasikan jadwal pelatihan ACLS PERKI tahun 2018,yaitu :

Waktu*:
Periode 1             05-07  Januari 2018
Periode 2             12- 14 Januari 2018
Periode 3             19-21 Januari 2018
Periode 4             26-28  Januari 2018
Periode 5             02-04 Februari 2018
Periode 6             09-11   Februari 2018
Periode 7             16-18   Februari 2018
Periode 8             23-25   Februari 2018
Periode 9             02-04   Maret 2018
Periode 10          09-11   Maret 2018
Periode 11          23-25   Maret 2018
Periode 12          24 - 26   Maret 201
Periode 13          31 - 02   Mar – April 2018
Periode 14          07 - 09   April 2018
Periode 15          21 - 23   April 2018
Periode 16          28 - 30   April 2018
Periode 17          05 - 07   Mei 2018
Periode 18          12 - 14   Mei 2018
Periode 19          19 - 21   Mei 2018
Periode 20          07 - 09   Juli 2018
Periode 21          14 - 16   Juli 2018
Periode 22          21 - 23   Juli 2018
Periode 23          28 - 30   Juli 2018
Periode 24          04 - 06   Agustus 2018
Periode 25          11 - 13   Agustus 2018
Periode 26          18 - 20   Agustus 2018
Periode 27          25 - 27   Agustus 2018
Periode 28          08 - 10   September 2018
Periode 29          15 - 17   September 2018
Periode 30          22 - 24   September 2018
Periode 31          29 - 01   Sep – Okt 2018
Periode 32          06 - 08   Oktober 2018
Periode 33          13 - 15   Oktober 2018
Periode 34          20 - 22   Oktober 2018
Periode 35          27 - 29   Oktober 2018
Periode 36          03 - 05   November 2018
Periode 37          10 - 12   November 2018
Periode 38          17 - 19   November 2018
Periode 39          24 - 26   November 2018
Periode 40          08 - 10   Desember 2018
Periode 41          15 - 17   Desember 2018
Periode 42          22 - 23   Desember 201

Tempat Jadwal Pelatihan acls akan diadakan di :
PERKI HOUSE Jl. Danau Toba No.139 A-C, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
Biaya Jadwal Pelatihan ACls :
Rp. 2.500.000 / Peserta
Fasilitas, yaitu :   

Jadwal  Pelatihan ACLS PERKI selama 3 hari (Hari Jumat sampai Minggu)
● Buku Panduan ACLS  PERKI (2 Buah) versi bahasa Indonesia  (Edisi 2016)
● Sertifikat ACLS  PERKI (Akreditasi  14  SKP)
● Masa Berlaku Sertifikat 3 tahun
● Konsumsi (1x Lunch + 2x Coffee Break)/hari.

Persyaratan
Yang harus dibawa saat hari H , yaitu :

 1. Fotokopi ijazah 1 lembar
 2. Foto berwarna ukuran 4x6 sebanyak 4 lembar
 3. Bukti transfer biaya pelatihan
 4. Soal Pre Test yang sudah dikerjakan (Soal Pre Test ada di dalam paket buku ACLS)

Informasi Pelatihan ACLS









Informasi Pelatihan ACLS, ya ditujukan bagi dokter umum, dokter spesialis dan perawat (terutama perawat ICU, ICCU, Unit Gawat Darurat atau Ambulans) untuk memperoleh pengetahuan akan ilmu kedokteran, keterampilam dan sertifikasi penanganan kasus-kasus kegawatdaruratan kardiovaskular.
Kursus ACLS Indonesia yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) adalah satu-satunya kursus ACLS yang disertifikasi oleh Kolegium Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah dan Ikatan Dokter Indonesia. Terakreditasi sebesar 14 SKP, untuk 32 jam pelatihan.

  Sejarah ACLS

ACLS- Perhimpunan kardiologi Indonesia (PERKI) didirikan oleh Alm.DR. Gan Tjong Bing pada tahun 1957 yang telah memperkirakan masalah penyakit jantung ini akan terus meningkat di wilayah Indonesia. Selain itu Ilmu dan teknologi ini terus berkembang pesat. Pada tahun Sembilan belas enam puluhan dimana perawatan penyakit jantung koroner mulai dikembangkan seperti Teknik serusitasi dan pertolongan terhadap henti jantung yang telah diaplikasikan didalam suatu fasilitas oleh tenaga tenaga kerja ahli.
  Tujuan ACLS

Tujuan dari pelatihan ini sendiri agar dokter ataupun perawat mendapat pembekalan dan dengan sigap melakukan pertolongan pertama pada korban yang mengalami henti jantung serta mambantu pertolongan pada korban yang mengalami penyumbatan napas total(chocking), antara lain :

Dapat menunjukkan kemahiran dalam melakukan tindakan BHD ,termasuk mendahulukan kompresi dada dan mengintegrasikan penggunaan Automated External Defibrilator (AED)/Defibrilator Eksternal Otomatis (DEO)

Dengan sigap Mengelola henti jantung hingga kembalinya sirkulasi spontan (return of spontaneous circulation (ROSC)), Penghentian resusitasi ,atau melakukan rujukan.

Bisa Mengenali dan melakukan pengelolaan dini terhadap kondisi sebelum henti jantung yang dapat menyebabkan terjadinya henti jantung atau mempersulit resusitasi.
Dapat mengidentifikasi dan mempercepat penanganan pasien yang menderita sindroma koroner akut.

Dapat mendemontrasikan komunikasi yang efektif sebagai seorang anggota atau pemimpin tim resusitasi.

  Informasi Pelatihan ACLS untuk perawat 2018

Pelatihan ini dilaksanakan oleh perki yaitu dimana para trainer akan menghadapi pelatihan 3 hari (jum’at-minggu) dimana para perawat mendapatkan ilmu tambahan dan mengalami banyak ujian, Biaya nya cukup banyak menguras dompet tetapi hasilnya akan dirasakan setelah lolos pelatihan karna daya jualnya yang sangat mahal 


  Persyaratan menjadi Peserta ACLS

Peserta: Dokter Umum, Dokter Spesialis, Perawat (ICU, ICCU, UGD, Ambulans)
Pas Foto Berwarna merah ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar (boleh diserahkan saat acara)i
Foto kopi ijasah dokter (boleh diserahkan saat acara)
Bagi perawat: sudah ikut kursus BCLS dan membawa surat keterangan bekerja di ICU, ICCU, UGD atau ambulans dari institusi 


Informasi pendaftaran:
Tidak melayani pendaftaran on site
Panitia berhak menutup pendaftaran apabila kapasitas kelas telah penuh
Peserta dianggap telah terdaftar pada acara tersebut apabila telah melunasi biaya registrasi
Untuk berpindah jadwal kelas, peserta harus menginformasikan paling lambat 2 minggu sebelum hari pelatihan
Fasilitas :
1 buah buku panduan Bantuan Hidup Jantung Lanjut (BHJL/ACLS) Indonesia
1 buah tas
1 buah pin
1 kali makan siang dan 2 kali rehat kopi setiap hari selama 3 hari
Alat peraga praktek BHJL/ACLS lengkap
Pembimbing dokter spesialis jantung dan spesialis anestesi



Seputar Materi Pelatihan ACLS

 




Seputar Materi pelatihan acls yang akan diberikan oleh penguji ACLS , antara lain :
Anatomi, elektrofisiologi, sistem konduksi jantung dan dasar interpretasi EKG, Iskemia miokardial dan infark, hambatan sistem konduksi, Hipertrofi rongga jantung dan karakteristik EKG pada berbagai kondisi (gangguan elektrolit, intoksikasi obat, dll), review seluruh topik, diskusi kasus (3 kasus), Latihan interpretasi EKG, pre-test dan post-test, diskusi post test.

  -Algoritma ACLS

Dalam menangani pasien kita membutuhkan algoritma yang benar begitupun saat pelatihan acls terlebih kita harus menghafal algoritma. Berbagai macam algoritma, antara lain :
  Pendekatan Umum
  Algoritme Ventrikel Fibrilasi dan Ventrikel Tachicardia tanpa nadi
  Algoritme Asystole dan Pea
  Algoritme Bradicardia




Pada Hari pertama, Materi Pelatihan ACLS akan menjelaskan pembahasan secara teori yang diberikan oleh pengajar (yang sudah terlisensi sebagai pengajar ACLS), penjelasan teori ini tidak sangat membosankan, ya pembahasan teori ini justru sangat seru karena telah diaplikasikan dengan kasus. Sestelah pembahasan teori , disana kita akan diberikan face mask, dengan bentuk yang sangat lucu dengan warna merah dan berbentuk heart. Dan ini merupakan bonus. Disana akan dilatih untuk teknik RJP yang benar pada kalangan anak, dewasa dan bayi, kemudian teknik untuk menangani sumbatan jalan nafas, bagaimana posisi yang benar jika tersedak. begitu pun untuk anak dan dewasa. Pada saat latihan akan dipasangkan sejenis, karena pada sesi ini kita akan saling memeluk dari (Teknik thrust) Latihannya cukup melelahkan, terutama saat RJP, karena diulang berkali-kali, hampir 1 jam. Untuk wanita yang sedang hamil dilarang ikut kursus ACLS. Kelar sesi ini  untuk manajemen BCLS, kita break, setelah lanjut materi lagi untuk ACLS, dan  materi akan diselingi dengan kasus yang sewaktu-waktu kita ditunjuk untuk memberi komentar untuk assessment dan management selanjutnya. kelar sesi materi ACLS kita akan focus dengan CAB yaitu pemantapan circulation, airway dan breathing. Untuk Circulation akan diperkenalkan tentang membaca EKG, defibrilator, dan simulasinya. Simulasi kasus mulai dari ACS, blok, aritmia sampai pasien koid. Untuk Airway dan breathing diperkenalkan dengan Alat intubasi, face mask, alat airway, dan simulasi.

Hari kedua, lanjutan dari Materi Pelatihan ACLS dan mulai berdiskusi kasus. Hari kedua waktunya  lebih cepat, jikalau latihannya sudah cukup.

Hari ketiga, Dimulai dengan ujian post test dan ujian skill. Untuk ujian skill akan perkelompok dan dipastikan harus kompak antara kelompok, Sehingga sewaktu ujian bisa saling bantu membantu mengingatkan. Sebelum ujian skill. kuasai setiap kasus yang ada pada pelatihan di hari kedua. Pengumuman lulus atau tidak, saat itu juga. Dan nantinya, jika nilai kurang akan remedial saat itu juga. Hari ketiga kelar sekitar jam 2an, ditutup dengan foto-foto.


Dengan mengikuti pelatihan pelatihan ini kita akan mendapatkan pemaparan tentang materi GawatDarurat, Pelatihan intubasi, Kompresi dada,Ventilasi dll. Adapun Pelatihan megacode yang merupakan suatu pelatihan scenario yang diberikan penguji pada kita, pelatihan ini banyak membutuhkan algoritma yaitu dengan cara menghafal.

Dalam materi pelatihan acls ini kita akan diberikan kertas ujian post test sekitar 50 soal yang harus dikerjakan. Peserta akan dinyatakan lulus ujian post test sebelum mengikuti ujian megacode (Praktek).

Namun tidak semua peserta dinyatakan lulus pada pelatihan pelatihan yang telah diikuti.


Ketika mengikuti pelatihan ini sebelum internship, sertifikat akan masih tetap berlaku setelah selesai internship, karena jangka waktu internship adalah setahun. Setelah mengikuti internship disitulah yang telah mengikuti ACLS akan memiliki daya jual yang mahal sehingga peserta yang pernah mengikuti pelatihan pelatihan ini akan lebih mudah mendapatkan suatu pekerjaan dibandingkan yang tidak mengikuti pelatihan tersebut.

Pelatihan pelatihan ini mempunyai batas waktu tertentu sehingga mengharuskan dokter untuk mengikuti pelatihan ulang. Ini merupakan resiko bagi peserta yang ingin berkarir didunia kedokteran,





Penjelasan Acute Coronary Syndrome







Penjelasan Acute Coronary Syndrome / ACS yaitu suatu istilah yang digunakan untuk menguraikan suatu kelompok gejala akibat dari darah yang tidak cukup mengalir ke otot jantung) dan berkisar antara angina tidak stabil ( terus meningkat, nyeri dada yang tidak dapat diramalkan) ke myocardial infarction ( serangan jantung).

GEJALA YANG DIALAMI PENDERITA Acute Coronary Syndrome :
- Nyeri dada—uncomfortable, tidak nyaman, rasa ditekan, diremas atau rasa penuh
- Merasakan ketidak nyamanan pada badan bagian atas—Nyeri atau tidak nyaman di kedua lengan, punggung, leher, rahang, atau perut.
- Sesak nafas
- Gejala lain meliputi berkeringat, mual, dan light-headedness


CARA UNTUK MENGURANGI RESIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER

- Tidak merokok
- Dapat mengendalikan tekanan darah
- Latihan secara teratur
- Makan diet sehat
- Dapat Mempertahankan berat badan layak
- Konsultasikan kepada dokter tentang pemakaian dosis rendah aspirin setiap harinya.



Ace Maxs Adalah Obat Penyakit Acute Coronary Syndrome Yang Alami Terbuat Dari Kulit Manggis Dan Daun Sirsak

Ace Maxs yang terbuat dari perpaduan ekstrak kulit manggis dan daun sirsak yang memiliki sifat multikhasiat yaitu dapat mengobati berbagai penyakit baik ringan maupun yang sudah mencapai tingkat kronis. Ace Maxs kaya akan antioksidan tinggi yang mampu menangkal radikal bebas penyebab utama timbulnya penyakit dalam tubuh.
Kulit manggis dalam Ace Maxs merupakan peranan penting  sebagai Obat Penyakit Acute coronary Syndrome Ace Maxs yang tepat, Xanthones yang terkandung dalam kulit manggis memang terbukti efektif dalam menumpas berbagai jenis kanker, penyakit jantung, diabetes, kista rahim, dan penyakit lainnya karena zat aktif ini bersifat sebagai anti-diabetes, anti-kanker, anti-virus, anti-bakteri, anti-jamur, dan anti-inflamasi. Sebagai Obat penyakit acs Ace Maxs xanthones yang memiliki sifat antitrombotik dan antpaltelet ( menghambat agregasi Platelet). Selain itu, bersifat vasorelaxation(penurun tekanan darah pada dinding pembuluh) yang bersifat protektif terhadap penyakit kardiovaskuler (penyakit jantung iskemik dan aterosklerosis), hipertensi, dan trombosis.
Selain kulit maggis sebagai bahan utama dari obat penyakit acs yang kaya kan khasiatnya tersebut, daun sirsak juga tidak kalah penting, dimana khasiatnya  selain untuk menyembuhkan kanker, daun sirsak juga guna untuk memperlancar pembuluh darah. Beberapa penelitian yang dilakukan dengan menggunakan tikus menunjukkan bahwa daun dan kulit batang pohon sirsak berkhasiat menurunkan hipertensi, vasodilator (pelebaran pembuluh darah), relaksan otot polos dan aktivitas cardiodepressant. Daun Sirsak mengandung acetogenins, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, caclourine, gentisic acid, gigantetronin, linoleic acid, muricapentocin. Itulah yang menjadikan daun sirsak digunakan dalam pengobatan herbal untuk mengobati berbagai jenis penyakit terutama kanker, penyakit kronis dan penyakit non-kronis. dan tentunya sangat baik untuk pengobatan jantung yaitu sebagai obat penyakit acs alami.

Manfaat dan Kegunaan ACLS bagi dunia kedokteran

Manfaat dan kegunaan acls bagi dunia kedokteran sangatlah penting bagi para dokter,dan perawatg.  ACLS dirancang bagi para tenaga kesehatan yang ikut berperan secara langsung dalam resustansi pasien, baik di dalam maupun di luar rumah sakit.
 Pada pelatihan ini manfaat dan kegunaan acls sangat diperlukan bagi para dokter. Pada Seluruh pendaftar diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam penanganan pasien henti jantung dan penanganan keadaan sebelum henti jantung. Pelatihan menggunakan metode partisipasi aktif melalui serangkaian simulasi kasus kardiopulmoner. 
Kursus ACLS dirancang sedemikian rupa yaitu agar menekankan akan pentingnya manfaat dan kegunaan acls dengan tindakan-tindakan berkelanjutan yang saling terkait dengan satu sama lain agar dapat memperoleh hasil yang begitu maksimal untuk menyelamatkan hidup pasien. Tindakan yang berkesinambungan ini disebut dengan rantai kelangsungan hidup bagi seseorang (the chain of survival).
manfaat dan kegunaan acls ada beberapa rantai, Rantai pertama adalah mendeteksi segera kondisi korban dan meminta pertolongan (early acces), rantai kedua yaitu resuitasi jantung paru (RJP) segera (early cardiopulmory resuscitation), rantai ketiga adalah defibrilasi segera (early defibrillation), rantai ke empat adalah tindakan bantuan hidup jantung dengan segera (early advanced cardivascular life support) dan rantai kelima adalah perawatan pasca henti jantung (post cardiac-arrest care).

Kegunaan ACLS

Ketika Lulus pelatihan ini, Berguna sebagai berikut:
• Bisa menunjukkan kemahiran dalam melakukan tindakan BHD ,termasuk mendahulukan kompresi dada dan mengintegrasikan penggunaan Automated External Defibrilator (AED)/Defibrilator Eksternal Otomatis (DEO)
• Dapat Mengelola henti jantung sehingga dapat kembalinya sirkulasi spontan (return of spontaneous circulation (ROSC)), Penghentian resusitasi ,atau melakukan rujukan.
• Dapat Mengenali dan melakukan pengelolaan dini terhadap kondisi sebelum henti jantung yang dapat menyebabkan terjadinya henti jantung atau mempersulit resusitasi.
• Bisa Mengidentifikasi dan mempercepat penanganan pasien yang menderita sindroma koroner akut.
• Dapat Mendemontrasikan komunikasi yang efektif sebagai seorang anggota atau pemimpin tim resusitasi.

Manfaat ACLS
1.   Mampu mengelola kasus henti jantung karena fibrilasi ventrikel/takikardi ventrikel tanpa nadi dalam waktu 10 menit peetama
2.   Mengelola 10 kasus penting dalam ACLS, melalui proses pembelajaran dalam kelompok kecil
3.   Mengelola empat tipe henti jantung (fibrilasi ventrikel/takikardi ventrikel sederhana, fibrilasi ventrikel/takikardi ventrikel kompleks, pulseless electrical activity dan asystole)
4.   Mengelola empat tipe keadaan emergensi sebelum henti jantung (bradikardi, takikardi stabil, takikardi tidak stabil, sindrom coroner akut)

Mengapa sih jantung itu harus dijaga?
Ya, karena jantung merupakan alat pemompa darah bagi tubuh jika fungsi jatung tidak berjalan dengan baik, hal ini akan menyebabkan resiko kematian pada penderita sakit jantung. Sakit jantung dapat segera dihindari apabila kita telah mengetahui gejala gejala pada penyakit jantung seperti pusing, keringat dingin, pingsan. Penyebab penyakit jantung paling banyak adalah penyakit jantung coroner karena penyakit ini merupakan komplikasi jantung dimana telah terjadi robekan plak yang cukup besar dan plak inilah yang mengakibatkan sumbatan sehingga jantung tidak berfungsi denga